Cara Menulis Body Email Lamaran Kerja

Cara Menulis Body Email Lamaran Kerja

Salah satu tahap awal dalam proses melamar pekerjaan adalah mengirim email lamaran kerja ke HRD. Tak jarang, tahap pertama ini HRD hanya melakukan scanning atau membaca cepat email yang masuk karena saking banyaknya. Oleh karena itu, ketepatan kata-kata yang digunakan perlu diperhatikan agar email lamaran kerjamu bisa dilirik oleh HRD. Ginicaranya akan share beberapa tips untuk kamu yang hendak mengirim email lamaran pekerjaan. Simak ya!

1. Menggunakan nama asli untuk alamat email

Jangan pernah menggunakan alamat atau nama email yang aneh-aneh untuk mengirim berkas lamaran kerja, misal ceweimoetz@yahoo.com Karena ini dunia profesional, usahakan kirim menggunakan email dengan nama asli dan jelas ya, misalnya: Harrypotter@yahoo.co.id. Layanan email sekarang ini tidak membatasi kamu untuk membuat banyak email, jadi buatlah satu email khusus untuk pekerjaan atau profesional saja.

2. Mengisi bagian subject

Pernahkan kamu membayangkan berapa banyak berkas lamaran masuk yang dikirim oleh para pelamar ke email HRD dalam sehari?, tentu jumlahnya akan sangat banyak. Lalu bagaimana seorang HRD memilah secara cepat email-email yang masuk tersebut? Ya, mereka mensortir berdasarkan subjet dari setiap email. Oleh karena itu, subject dalam email itu SANGAT PENTING. Jika kamu tidak menyertakan subject pada email yang dikirim, kemungkinan berkas kamu dibaca jadi semakin kecil. Contoh format penulisan subject email: Nama_Posisi yg dilamar. Biasanya pada informasi lamaran pekerjaan akan diberitahu bagaimana format penulisan subject nya, namun jika tidak kamu bisa menggunakan format di atas.

3. Gunakan bahasa yang formal dan sopan

Jangan menggunakan bahasa yang tidak formal atau bahkan menggunakan istilah gaul kekinian. Cobalah untu menyusun kata perkata dengan teliti agar menjadi ringkas, padat dan jelas.

4. Memperhatikan Struktur Email

Kamu harus menggunakan salam pembuka, isi, dan penutup saat mengirim email. intinya kamu bisa menuliskan alasan mengirimkan email, bagian yang dituju, tuliskan kualifikasi dan skill, serta cantumkan kontakmu yang bisa dihubungi.

5. Cek ulang kelengkapan berkas lamaran kerja

Setiap pembukaan lamaran pekerjaan pada sebuah posisi biasanya mempersyaratkan beberapa dokumen persyaratan. Dokumen-dokumen tersebut biasanya diminta untuk dikirim bersama dengan email lamaran. Hal tersebut terkadang digunakan oleh HRD untuk mengeleminasi beberapa email lamaran yang tidak ikut melampirkan dokumen persyaratan sesuai dengan ketentuan. Agar tidak ada dokumen yang terlewat, buatlah checklist dan lakukan recheck sebelum mengirim email lamaranmu.

Ini adalah contoh atau template cover letter, yang bisa kamu gunakan untuk melamar pekerjaan.

Sumber: Twitter

Cara Menulis Cover Letter email Lamaran Kerja

Cara Menulis Cover Letter email Lamaran Kerja

Cover letter adalah salah satu berkas yang biasanya diminta saat kamu melamar sebuah pekerjaan. Fungsi cover letter adalah sebagai pernyataan resmi kalau kamu berminat untuk bergabung ke perusahaan dan sedikit memberi gambaran/pengantar sebelum recruiter membaca CV. Bagi para HRD, cover letter adalah hal yang penting karena mereka cuma perlu hitungan detik buat memutuskan mau baca atau lanjut scroll surat lamaran pekerjaanmu. HRD juga bisa ambil keputusan dalam hitungan detik setelah liat cover letter kamu sekilas. Jadi, cover letter kamu mesti on point banget dan isinya membuat HRD kepo atau ingin tahu tentang dirimu. Ginicaranya kali ini akan membagikan cara menulis cover letter lamaran kerja yang baik dan bisa kamu coba terapkan.

1. Tulis secara singkat dan padat

Meskipun judulnya cover letter, jangan nulis terlalu panjang. Satu halaman sudah sangat cukup. Jika terlalu panjang, kebanyakan para penyeleksi akan langsung skip karena terlalu berbelit.

2. Gunakan format perkenalan yang umum

Secara umum, Format Cover Letter adalah sebagai berikut:

  • Perkenalan & identitas diri
  • Maksud, tujuan serta alasan kenapa kamu tertarik dengan posisi & perusahaan terkait.
  • Penjelasan tentang pengalaman, skill dan alasan kamu adalah kandidat yang tepat untuk posisi terkait
  • Penutup
  • Signature

Mari kita bedah satu persatu mengenai poin-poin di atas.

Perkenalan & identitas diri

Usahakan kamu tau siapa nama HR/recruiternya, search di linkedin (kalau bisa). Jadi kamu bisa membuka dengan ‘Dear Bapak Aditya/Ibu Sofi’ bukan hanya ‘Dear Bapak/Ibu HRD. Identitas diri cukup dengan nama, jurusan kuliah dan nama universitas.

Maksud, tujuan serta alasan kenapa kamu tertarik dengan posisi & perusahaan terkait.

Tulis secara jelas kamu tertarik untuk bergabung ke posisi apa, di perusahaan apa, dan karena apa. Usahakan alasan yang kamu tulis relevan dengan jurusan kuliah atau pengalaman tertentu.

Penjelasan tentang pengalaman, skill dan alasan kamu adalah kandidat yang tepat untuk posisi terkait.

Gunakan informasi dari job desc & req untuk mengetahui kebutuhan perusahaan. Lalu, elaborasi informasi tersebut dengan pengalaman & skill yang kamu miliki.

Penutup Tunjukkan antusiasme lewat paragraf akhir ini.

Misanya, sampaikan kalau kamu sangat berminat dan siap untuk dihubungi kapanpun. Boleh juga menulis harapan/ekspektasi, serta informasi tentang apa saja lampiran yang kamu cantumkan (biasanya CV, portofolio, transkrip).

Signature

Tulis ucapan terima kasih, nama, no hp & email yang bisa dihubungi. Tujuannya, supaya HR tau harus menghubungimu kemana & kamu terlihat profesional

Berikut ini adalah contoh dari cover letter yang bisa kamu gunakan sebagai referensi:

Sumber: thread twitter