Cara Setting Awal ketika Menggunakan iPhone

Cara Setting Awal ketika Menggunakan iPhone

Setelah di artikel sebelumnya kita membahas tentang Cara Pindah dari Android ke iPhone atau iOS, kali ini kami akan melanjutkan pembahasan mengenai Cara melakukan settingan awal ketika kamu pertamakali menggunakan iPhone. Simak ya pembahasan dari Ginicaranya.

Pada saat kamu pertama kali menggunakan iPhone, itu akan terasa cukup berbeda dan aneh. Masa transisi sudah pasti akan memerlukan waktu karena kamu masih butuh pembiasaan. Tapi, pada dasarnya iOS dirancang untuk semua orang agar bisa menggunakannya dengan mudah.

Tombol Navigasi

Beberapa UI yang dimiliki oleh sebagian besar android sebenarnya sudah mulai mengusung mode tanpa tombol navigasi. Itu dimulai dari beberapa seri android seperti android 12. Jika kamu sebelumnya telah menggunakan mode tersebut seperti contohnya One UI milik samsung, maka masa transisi ini akan berjalan lebih mudah dan cepat. Tapi bagi kamu yang terbiasa menggunakan mode tombol navigasi, kamu harus mulai membiasakannya. Ini karena di iOS sendiri tidak ada pengaturan untuk memunculkan tombol navigasi yang sama persis seperti android, terlebih lagi mulai dari iPhone seri X yang sudah menghilangkan tombol home fisik.

Kamu perlu membiasakan beberapa gestur berikut ini yang akan sering kamu gunakan ketika menggunakan iPhone:

  • Pergi ke home screen: Swipe jarimu dari bawah layer ke atas.
  • Melihat recent Apps: Swipe jari kamu dari bawah ke atas, kemudia tahan sampai muncul beberapa aplikasi yang sedang terbuka
  • Melakukan search / pencarian: Geser jarimu dari tengah ke bawah layar
  • Membuka Control Center: Geser jarimu dari pojok kanan atas ke bawah.
  • Membuka list notifikasi: Geser jarimu dari pojok kiri atas ke bawah.
  • Mengakses Siri: Tekan dan tahan tombol power (Kamu juga sebenarnya bisa melakukannya hanya dengan mengatakan “Hey Siri” sampai keluar suara yang merespon).

Notifikasi

Notifikasi atau pemberitahuan yang ada di iPhone sendiri sebenarnya tidak jauh berbeda dengan android versi terbaru saat ini.  Seperti contohnya adalah munculnya notifikasi yang keluar walaupun HP iPhone mu sedang dalam keadaan terkunci. Kamu bisa membuatnya terlihat (isi notifikasinya) ataupun tidak terlihat sampai kamu membuka iPhone mu ke layar utama. Perbedaan iPhone dengan Android adalah untuk menutup notifikasi tersebut, kamu perlu menekan tanda silang, jika di android kamu cukup melakukan swipe ke samping. Selalu ingat bahwa jika kamu melakukan swipe di notifikasi iPhone itu justru akan membuat notif tersebut terbuka. Selain itu, beberapa notifikasi pada iPhone juga memungkinkan kamu untuk melakukan aksi tanpa membukanya, seperti membalas sebuah chat (kalau ini sebenarnya sama saja dengan android).

Menambahkan Widget di Home Screen

Tidak seperti kebanyakan Android, iPhone tidak memilliki app drawer. Jadi kamu hanya bisa membuka aplikasi dari home screen saja. Namun begitu, iOS memiliki Home Screen yang sangat mudah diatur dan memiliki beberapa widgent menarik. Kamu bisa menambah widget di home screen dengan mengikuti langkah berikut:

Step 1: Pada tampilan home screen, tekan layer dan tahan.

Step 2: Kemudia tekan ikon + yang berada di sebelah kiri atas layer.

Step 3: Pilih widget yang ingin kamu tambahkan lalu pilih tambahkan widget atau dengan cara drag ke halaman home screen.

Step 4: Ulangi step 2 dan 3 untuk menambah widgent lainnya, kemudian jika sudah klik Done atau finish.

Aplikasi

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, iPhone tidak memiliki app drawer, sehingga satu-satunya langkah untuk membuka aplikasi adalah dengan membuka halaman home screen. iPhone versi terbaru (mulai dari iOS 14) sudah memiliki fitur yang bernama App Library. Jadi App Library ini adalah fitur dimana kamu bisa mengelompokan aplikasi berdasarkan kategori tertentu. Kamu bisa menggunakan fitur ini agar bisa lebih mudah mencari aplikasi karena telah dikelompokan berdasarkan kategorinya masing-masing.

Aplikasi-aplikasi yang ada di google playstore pada dasarnya sudah tersedia semua di Apps Store. App store itu ibaratnya playstore nya Apple. Kamu bisa menemukan semua aplikasi yang kamu butuhkan di sana dan mendownload serta menginstallnya. Bahkan, beberapa aplikasi bisa kamu nikmati versi terbarunya ketika kamu download di Apps store. Itu merupakan salah satu privilege bagi kamu user iPhone. Di Apps store, kamu juga bisa mendonwload game yang sama dengan game yang sudah ada di Google playstore.

Kustomisasi

Apple dengan sistem operasi iOS nya dikenal tidak disupport oleh launcher seperti yang dimiliki Android. Kamu tidak memiliki kebebasan yang mutlak untuk bisa mengkustomisasi tampilan seperti home screen. Jadi semua aplikasi di Apple akan berkumpul di halaman homescreen. Membuat homescreen mu terkadang dipenuhi oleh banyak aplikasi yang sebenarnya tidak kamu butuhkan. Namun, kamu bisa menghilangkan aplikasi-aplikasi yang tidak dibutuhkan tersebut dengan mengikuti step-step berikut:

Step 1: tekan dan tahan pada ikon aplikasi yang ingin kamu hapus.

Step 2: Kemudian pilih remove app.

Step 3: Lalu klik Move to App Library untuk memindahkannya ke App Library.

Step tersebut tidak akan menghapus aplikasinya, tetapi hanya akan menghilangkan ikon aplikasi tersebut dari Layar Utama atau homescreen. Namun jika kamu berniat untuk menghapus aplikasi, kamu bisa tekan lama pada ikon lalu pilih tanda X yang muncul saat ikon bergoyang di tempatnya.

Wallpaper

Untuk mengubah wallpaper sebuah iPhone tidak lah sulit. Kamu bisa mengikuti step-step berikut ini:

Step 1: Buka menu Setting yang ada di homescreen.

Step 2: Kemudian pilih Wallpaper.

Step 3: Lalu pilih Choose a New Wallpaper atau pilih Wallpaper baru.

Step 4: Plih sebuah wallpaper yang tersedia di Apple’s stock selection (Dynamic, Stills, atau Live) atau pilih salah satu dari foto yang tersimpan di galeri iPhone kamu. Atau jika kamu ingin membuat wallpaper kamu sendiri, kamu bisa menggunakan resolusi berikut agar terlihat lebih maksimal dan natural:

iPhone 12 Mini: 2340 x 1080

iPhone 12/12 Pro: 2532 x 1170

iPhone 12 Pro Max: 2778 x 1284

iPhone 11: 1792 x 828

iPhone 11 Pro: 2436 x 1125

iPhone 11 Pro Max: 2688 x 1242

iPhone SE: 1334 x 750

Sedikit tips:

Kamu bisa menggunakan wallpaper dengan ukuran sedikit lebih besar agar memperlihatkan efek parallax dimana wallpaper mu akan terlihat bergerak ketika layar iPhone kamu dimiringkan.

Update Software

Sama halnya dengan HP android, iPhone juga menyediakan update software. Bahkan Apple dikenal sebagai produsen yang memberikan layanan update software yang lebih panjang ketimbang para produsen android. Hal ini dikarenakan sistem operasi apple atau iOS hanya digunakan oleh iPhone saja. Selain itu, jenis dari iPhone tidak sebanyak ponsel android yang dibuat oleh berbagai macam produsen. Oleh karenanya, proses update software dari iOS sangatlah efektif dan efisien.

Ketika kamu menggunakan iPhone, update software cukup sering diberikan oleh Apple serta mudah didownload dan diinstall. kamu memiliki opsi untuk memperbarui update software yang bisa kamu cek melalui Settings > General > Software Update, atau kamu dapat menghubungkannya dan memperbarui perangkat lunak melalui iTunes. Kamu akan diberi tahu ketika versi baru tersedia untuk diunduh di iPhone kamu.

MagSafe

Jika kamu memiliki ponsel seri iPhone 12, iPhone 13 atau diatasnya, kamu bisa menggunakan fitur atau teknologi yang bernama MagSafe. Fitur ini digunakan untuk pengisian daya nirkabel (tanpa kabel). Fitur MagSafe ini bisa kamu gunakan di meja kerja atau mobil. Kamu hanya perlu menaruh iPhone mu di atas MagSafe charger dan akan secara otomatis baterai iPhone mu terisi.

Itulah beberapa settingan yang mungkin akan membantu kamu ketika pertama kali menggunakan iPhone. Semoga artikel ini membantu kamu.